Tim Mahasiswa UNY Kembangkan Nanokomposit Cu₂O/CuO@TiO₂ dari Limbah Kabel Tembaga dan Kulit Jeruk Nipis untuk Fotodegradasi Limbah Pewarna Batik

Yogyakarta — Tim mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) 2026 mengembangkan nanokomposit Cu₂O/CuO@TiO₂ berbasis limbah kabel tembaga menggunakan ekstrak kulit jeruk nipis sebagai pendekatan sintesis hijau. Penelitian ini diarahkan untuk menghasilkan material fotokatalis yang dapat dimanfaatkan dalam fotodegradasi limbah pewarna batik.

Tim PKM-RE 2026 ini diketuai oleh Ria Amelia (S1 Fisika, 2023), dengan anggota Martin Imanuel Panjaitan (S1 Fisika, 2024), Sekar Samuso Jati (S1 Fisika, 2023), Nandari Ainandita (S1 Kimia, 2023), dan Isnaini Laila Azizah (S1 Biologi, 2023). Kegiatan penelitian didampingi oleh Riza Ariyani Nur Khasanah, S.Pd., M.Sc., Ph.D., dosen Program Studi S1 Fisika FMIPA UNY.

Penelitian ini memanfaatkan limbah kabel tembaga sebagai sumber material berbasis Cu dan kulit jeruk nipis sebagai sumber senyawa bioaktif dalam proses sintesis. Nanokomposit Cu₂O/CuO@TiO₂ yang dihasilkan selanjutnya dikaji potensinya sebagai material fotokatalis untuk menguraikan senyawa pewarna organik dalam limbah batik melalui proses fotodegradasi.

Pengembangan material berbasis limbah ini diharapkan tidak hanya menghasilkan alternatif teknologi pengolahan limbah yang lebih ramah lingkungan, tetapi juga mendorong penerapan green synthesis dan pemanfaatan limbah menjadi material bernilai tambah.

Melalui PKM-RE 2026, tim mahasiswa UNY berupaya mengintegrasikan riset material, pemanfaatan limbah, dan solusi permasalahan lingkungan dalam satu inovasi yang berpotensi mendukung pengelolaan limbah batik secara berkelanjutan.

Untuk mengetahui perkembangan penelitian dan kegiatan tim PKM-RE 2026, ikuti akun Instagram @PKM-RE_Cucitrox.

Indonesian