Ketika Teori Diuji Lewat Eksperimen, Siswa SMA Negeri 3 Yogyakarta Selidiki Konsep Gaya Gesek

Yogyakarta, 10 September 2026 - Siswa kelas XI SMA Negeri 3 Yogyakarta menguji konsep gaya gesek melalui praktikum sebagai bagian dari pembelajaran dinamika gerak. Praktikum tersebut dirancang dan dilaksanakan oleh Anastasya Damayanti, mahasiswa Pendidikan Fisika yang sedang melaksanakan praktik kependidikan di SMA Negeri 3 Yogyakarta.

Praktikum dilaksanakan setelah siswa memperoleh pembelajaran teori mengenai dinamika gerak di kelas. Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh kesempatan untuk mengamati secara langsung penerapan konsep gaya gesek yang sebelumnya telah dipelajari secara teoritis.

Sebelum percobaan dimulai, siswa mendapatkan penjelasan mengenai tujuan dan alur praktikum. Selanjutnya, siswa bekerja dalam kelompok untuk melakukan percobaan, melakukan pengukuran, dan mengumpulkan data dengan pendampingan selama proses berlangsung.

Antusiasme siswa terlihat sejak tahap persiapan. Mereka aktif bekerja sama dalam merangkai percobaan dan memastikan setiap tahapan dapat dilakukan sesuai petunjuk. Keaktifan tersebut berlanjut ketika siswa mulai melakukan pengukuran, mencatat hasil, serta berdiskusi dengan anggota kelompoknya.

Siswa melakukan praktikum gaya gesek Siswa melakukan pengukuran dalam praktikum

Melalui praktikum tersebut, siswa mengamati gaya gesek statis dan gaya gesek kinetis pada beberapa jenis permukaan. Data hasil percobaan kemudian diolah untuk menentukan nilai koefisien gesek dan membandingkan hasil yang diperoleh dengan teori yang telah dipelajari sebelumnya.

Secara umum, hasil pengolahan data menunjukkan kecenderungan yang sesuai dengan teori. Hasil tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk melihat hubungan antara konsep yang dipelajari di kelas dengan data yang diperoleh melalui eksperimen. Proses analisis juga mendorong siswa untuk tidak sekadar memperoleh hasil perhitungan, tetapi memahami makna data yang dihasilkan dari percobaan.

Praktikum ini juga memberikan pengalaman bagi mahasiswa praktik kependidikan dalam menerapkan pembelajaran secara langsung di lingkungan sekolah. Peran mahasiswa tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga merancang aktivitas pembelajaran yang memungkinkan siswa terlibat secara aktif dalam proses pengamatan, pengukuran, dan pengumpulan data.

Bagi siswa, praktikum menjadi pengalaman belajar yang mendorong mereka untuk mengamati, mencoba, mengukur, bekerja sama, dan menganalisis hasil percobaan. Pembelajaran seperti ini memberikan ruang bagi siswa untuk memahami bahwa fisika tidak hanya berkaitan dengan rumus, tetapi juga dengan proses memperoleh dan menginterpretasikan bukti melalui eksperimen.

Pembelajaran melalui praktikum tersebut juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4, yaitu Quality Education (Pendidikan Bermutu). Pengalaman belajar secara langsung memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan pengamatan, pengukuran, analisis, dan kerja sama dalam proses pembelajaran.

Dengan demikian, praktikum gaya gesek tidak hanya menjadi bagian dari pembelajaran dinamika gerak, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar fisika yang menghubungkan teori dengan eksperimen. Melalui kegiatan tersebut, siswa dapat melihat secara langsung bagaimana konsep fisika dipelajari, diuji, dan dipahami melalui data hasil percobaan.

Indonesian